Home > catatan > Aku Bosan Dengan Mataku

Aku Bosan Dengan Mataku

November 8th, 2009 dafh Leave a comment Go to comments

Suatu hari kudapati kedua belah mataku mengucurkan airmata, aku gak tau kenapa ? dan aku mesti bagaimana ?. kubiarkan saja begitu, mungkin bosan dengan carut-marut kotaku.

Tiap hari ku ajak mataku jalan-jalan menelusuri setapak kota, kuperlihatkan dia pada hingar-bingar pagi. Dimana para pemuda sudah ngantor diwarung kopi, pak polisi yang sedang mematung disudut jalanpun, tak luput untuk kuperlihatkan.

Siang hari mata kiriku merengek mengajak pergi, ku iyakan saja.kukayuh sepeda tuaku dan berhenti disebuah kafe, memang tak remang, tak ada yang mesum, tapi tiba-tiba kedua mataku tertawa terbahak-bahak, ternyata setelah kucari dan lalu kudapati pemuda yang sedang berdempet mesra dengan lelaki.

Otakku berputar,pusinnnnggggggggg
Aneh, ini kota kecil bagaimana bisa begitu, apalagi disana ?
Diranah metropolitan !
Aku duduk dimeja 13, sial. Angka kebalikan punyanya caleg anak capres.

Kupesan jus alpukat,tanpa gula,maklum gara-gara bapaknya caleg 13 kebalik, harga-harga pada naik. Jus alpukat, sungguh terlalu segar untuk musim paceklik. Kutuang jus itu dalam perutku, habis.

Kubayar dan berlalu pergi.

Hari ini aku kuliah, kedua mata yang masih mengantuk, kupaksakan kuajak, kujanjikan dapat melihat jalan-jalan yang dipenuhi manusia narsis.

Tiba dikampus sudah kudapati seorang dosen pengajar, dengan segan ku ucapkan “maaf pak terlambat”,
Si dosenpun menyahut “ iya”,
Mata kananku yang sedari tadi diam tiba-tiba menangis, akupun sejenak terpaku, dan baru kusadari mengapa ?
Dosen yang nota bene seorang pemimpin bagi kawula alit yang haus akan ilmu. Begitu noraknya, merokok,membakar uang dalam ruang,sungguh !!

Aku bosan, aku malu, aku putuskan untuk pergi.

Tapi entah kenapa mata kiriku cekikikan.
Kuselusuri jalanan berdebu, kuperlihatkan kedua mataku pada pohon-pohon yang penuh sesak dengan gambar artis dadakan, yang dibawahnya tertulis ‘coblos aku’

Malampun merajai, selaksa mentari enyah, aku terpaku di tengah jalan, kedua mataku tertunduk lesu, mungkin capek. Kuajak saja dia nge-teh, dijalan yang sudah uzur tapi tetap saja disebut baru. Kutengok kanan-kiriku semua adam, hanya aku dan penjual itu yang hawa, tapi beda !!

Beda?
Kenapa?

Lama baru kuingat, harga kopi disini bukan 1000 perak untuk para adam, melainkan Rp.260.000,00,-
Dengan rincian :
Rp.1000,00,-               kopi
RP.250.00,00,-            layanan plus-plus
Usaha yang potensial untuk merusak moral, paslah untuk harga segitu.

Tiba-tiba !
AAhhhhhhhhhhhhhh

Mataku sakit, oh Tuhan tolonglah hambaMU, kenapa kedua mataku,
Kuberlari, kuambil bilah bambu dan kucongkel mata kiriku

Aku tak sanggup jika menahan perih ini, aku teriak! darah segar menetes ringan, aku congkel mata kananku, darah yang tadinya menetes kini mengucur deras membasahi tubuhku, kuberlari.

Biarlah menjadi nanah, biarlah sekalian kubuta, aku bosan dengan mataku,  hanya merengek dan menangis

Biar tetap menjadi gelap, dari pada melihat hitam berbalut putih.
Kuberlari dan terus berlari…………………

Tiba-tiba langkahku terhenti, ribuan mata seakan menahanku, terus kuberlari tapi jutaan mata memaksaku berhenti
Aahhhhhhhhh……………
TUHAAAAAAAAAAAAAAAAAAAN

kupinta dalam setiap sujudku, jauhkan aku dari angkaraMU, aku manusia biasa tak luput dari nista, sudahlah ! mata ini kukembalikan kepadaMU.

Aku bosan melihat fana !

Jutaan mata itupun, enyah, aku berlari membawa duka lara, dan menghilang dibalik malam, bersembunyi dibawah kulitku sendiri.

Incoming search:

"aku bosan kepadamu,mesim bajak sawah"
Categories: catatan Tags:
  1. November 8th, 2009 at 01:50 | #1

    hiyyy ngeri pisan bacanya

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Potter.Web.ID, kenapa ngeri mbak? :-)

    [Reply]

    dafh Reply:

    @dafh, ini hanyalah gambaran kebosanan melihat semua ini

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    @dafh, mas Dafhy,,
    bukan type pembosan kan…?

    dafhy Reply:

    @dangtars, saya bukan type pembosan kok mas :-_)

    Dangstars Reply:

    @dafh,
    Good..
    Mas
    Apalagi nengok cewek yah…
    Wakkkaaakkkk

  2. November 8th, 2009 at 02:52 | #2

    merem wae Dafh! wkwkwk

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Andy MSE, lha kalau jalan bagimana pak?

    komentar anda masuk spam (lmao)

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    @dafh, Kalo eneng wedok cantik,,nyesel dong kalo merem.

    He..he.he

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Dangstars, iya mas, kan lumayan untuk cuci mata (lmao)

  3. November 8th, 2009 at 03:34 | #3

    Pinjam mata temen saja mas.. kalau bosen dengan mata sendiri… :-) wkwkwkw!

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Demalung Java, wah kalau boleh bisa ini mas (lmao)

    [Reply]

  4. November 8th, 2009 at 04:18 | #4

    weleh ini cerita JB samping kosmu tho? (lmao)

    [Reply]

    dafh Reply:

    @dany, inggih mas dany (lmao)

    [Reply]

  5. November 8th, 2009 at 04:19 | #5

    @Demalung Java bisa ya mas minjem matanya temen sampean?

    [Reply]

  6. November 8th, 2009 at 04:31 | #6

    waaa… napa jadi skeptis ginih?
    mata itu kan anugrah yg mustinya harus disyukuri. kalo lelah dengan semua yg dilihat, ya sikapi dengan banyak2 menundukkan pandangan. Bayangkan kalo mata kita betul2 diambil, alangkah gelapnya dunia ini. dan sepertinya akan semakin sedikit pula yg bisa kita lakukan di masyarakat.
    ati2 loh, perkataan itu adalah doa. sayah ada postingan ttg ini koq. *promosi lagih :P

    bdw salam kenal yah, makasih sudah berkunjung di tempatku :)

    [Reply]

    dafh Reply:

    @iLLa, ini hanyalah ungkapan kok mbak
    ungkapan tentang semrawutnya kehidupan zaman sekarang. mohon maaf jika tulisannya tidak berkenan di hati
    sebab saya masih belajar untuk menulis (worship)

    [Reply]

    iLLa Reply:

    @dafh,

    ga ada masalah koq. kita sama2 belajar menulis. Eh sayah suka blognyah.
    sayah taroh linknya di blogroll saya yah :)

    [Reply]

    dafh Reply:

    @iLLa, yup kita sama-sama belajar untuk mencari makna kehidupan. oya terima kasih atas tukar linknya. nanti akan saya buatkan room khusus untuk tukar link :-)

  7. November 8th, 2009 at 06:14 | #7

    :) mungkin perlu dirukyah

    biar kagak lhat yg ndak2 :D

    [Reply]

    dafh Reply:

    @raiderhost, takut mas kalau harus di rukyah (lmao)

    [Reply]

  8. November 8th, 2009 at 06:33 | #8

    tidur aja. istirahat. biar gak lihat dunia beberapa hari. ha3.

    [Reply]

    dafh Reply:

    @haris, waduh kalau tidur terus anak istri di askih makan apa nich? :-)

    [Reply]

  9. November 8th, 2009 at 08:53 | #9

    melihat, mendengar, dan merasakan..
    itulah hidup..
    jalanilah dengan menghadapi berbagai cobaan

    [Reply]

    dafh Reply:

    @annosmile, yup………..jalani hidup dengan melewati jalan yang lurus ya kang :-)

    [Reply]

  10. November 8th, 2009 at 08:56 | #10

    tak silihi mataku (lmao)

    [Reply]

    dafh Reply:

    @olip, wah matamu kan cahaya hidupku lip jadi matamu akan menerangi hariku (lmao) *digaplok erros*

    [Reply]

  11. November 8th, 2009 at 09:06 | #11

    wah kopi plus plus dan lainya yang ada plus plusnya pasti terasa mahal hehehe

    [Reply]

    dafh Reply:

    @genthokelir, itulah kenapa kopi secangkir kecil berharga mahal dan banyak yang suka pakde :-)

    [Reply]

  12. November 8th, 2009 at 15:11 | #12

    banyak banyak refreshing biar tenang :D

    [Reply]

    dafh Reply:

    @andif, lagi banyak kerjaan dan tugas ni kang jadi belum sempat refreshing :-) terima kasih sarannya

    [Reply]

  13. November 8th, 2009 at 16:01 | #13

    Lha sampeyan ki ngopo e?

    [Reply]

    dafh Reply:

    @nahdhi, saya menuliskan uneg-uneg saya kang (scenic)

    [Reply]

  14. November 8th, 2009 at 16:36 | #14

    cerita opo to kowe ki??
    Nganggo kocomoto jaran wae.. :D

    [Reply]

    dafh Reply:

    @ardian eko, saya cerita apa ya kang?
    waduh kalau kacamata kuda kebesaran mas untuk mata dan kepala saya.
    ada yang lebih kecil lagi mungkin?

    [Reply]

  15. November 8th, 2009 at 17:21 | #15

    siapkan saja tetes mata, mas dafhy, hehehe … biar pandangan mata lebih fresh, hehe … nek nyawang dosene ngrokok ben luwih cetha, keke ….

    [Reply]

    dafh Reply:

    @sawali tuhusetya, saya phobia dengan tetes mata pak sawali, pernah tenggorokan 4 hari mati rasa gara-gara memakai tetes mata ketika sakit mata :-)

    [Reply]

  16. dafh
    November 8th, 2009 at 17:22 | #16

    @olip wah matamu kan cahaya hidupku lip (lmao)

    [Reply]

  17. November 8th, 2009 at 18:13 | #17

    Mas, matane ojo dicongkeli.
    eman-eman.

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Triunt, lha terus penake dikapakne? (haha)

    [Reply]

  18. November 8th, 2009 at 18:14 | #18

    wah malah matak2ne…
    sori…gak nyadar mau…hehe

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Triunt, ya gak apa-apa mas :-)

    [Reply]

  19. November 9th, 2009 at 10:38 | #19

    “Aku congkel mata kananku”, malih dadi Kapten Bajak Laut nuw..hahahahaa…

    [Reply]

    dafh Reply:

    @wahyoe, ponorogo jauh dari laut ki mas
    jadi bisane bajak sawah aja (lmao)

    [Reply]

  20. November 9th, 2009 at 10:58 | #20

    wah… sungguh luar biasa kata-katanya menyentuh hati penuh emosi, keren…. pingin bisa nulis seperti ini ;-)

    [Reply]

    dafh Reply:

    @arifudin, hanya sebauh ungkapan (kata hati mas) :-)

    [Reply]

  21. November 9th, 2009 at 15:29 | #21

    pengalaman pribadi bro? :-)

    [Reply]

    dafh Reply:

    @fanz, ya begitulah sepertinya :-)

    [Reply]

  22. November 9th, 2009 at 16:38 | #22

    Cerita keren luar biasa, memang benar dunia ini begitu banyak yang membuat mata ini sakit

    [Reply]

    dafh Reply:

    @sound isolation, dan semoga kita bisa memberikan perubahan pada semua itu :-)

    [Reply]

  23. November 9th, 2009 at 20:58 | #23

    mata yang paling indah adalah MATAMU ! begitu kata TT DJ,

    [Reply]

    dafh Reply:

    @atmo, matanya siapa mas? (haha)

    [Reply]

  24. November 9th, 2009 at 21:45 | #24

    wah sajake lagi sutet alias tegangan tinggi alias banyak kerjaan yah..hehehe

    [Reply]

    dafh Reply:

    @nurrahman, hanya jenuh dengan keadaan yang hampir 3 tahun mengelilingi diri ini mas :-)

    [Reply]

  25. November 10th, 2009 at 07:57 | #25

    Hidup di dunia memang begitu, apalagi di era globalisasi ini. Banyak keburukan tapi berbalut kebaikan.

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Edi Psw, ya semuanya sepertinya baik om padahal busuk di dalamnya

    [Reply]

  26. November 10th, 2009 at 12:05 | #26

    Assalamu’alaikum,
    Kalau kita memperdalam tauhid dan ketawakalan kita, InsyaAllah kita akan dapat melihat Allah dalam segala sesuatu yang kita lihat. Perbanyaklah sujud dan mendekatkan diri pada Alla, perbanyaklah membaca Al Quran serta puasa sunnah. (Dewi Yana)

    [Reply]

    Dewi Yana Reply:

    @Dewi Yana, …….Perbanyaklah sujud dan mendekatkan diri pada Allah….. (maaf, salah ketik, kurang huruf)

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Dewi Yana, terima kasih atas pencerahan yang sangat berguna ini mbak
    akan saya coba realisasikannya ke dalam diri saya dan dalam keseharian saya :-)

    [Reply]

  27. November 11th, 2009 at 10:09 | #27

    “caleg 13 kebalik” maksudnya?

    nice post :)

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Zico Alviandri, di tebak sendiri ya mas, di inget aja waktu pemilu kemaren :-)

    [Reply]

  28. November 11th, 2009 at 13:33 | #28

    nek kesel nggowo diselehke dhisik mas (lmao)

    [Reply]

    dafh Reply:

    @meylya, tak selehne nek pundakmu yo mbak (haha)

    [Reply]

  29. November 12th, 2009 at 05:36 | #29

    ya itulah hidup…

    [Reply]

    dafh Reply:

    @mase mungil, dan inilah kenyataan yang terjadi

    [Reply]

  30. November 12th, 2009 at 17:07 | #30

    Assalaamu’alaikum

    Salam kenal Dahfy… Alhamdulillah dapat juga berkesempatan untuk berkunjung di blog Dahfy. Kisah di atas banyak pengajarannya walau ngeri dibaca. harap kita akn menghargai kurnia allah dengan mensyuluri apa yang ada pada kita. Salam mesra dari Malaysia.

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Siti Fatimah Ahmad, wa’alaikum salam
    salam kenal kembali mbak fatimah, merupakan suatu kehormatan bagi saya mendapatkan tamu dari negeri seberang. selamat datang di blog sederhana ini dan mohon maaf jika tulisannya kurang berkenan di hati mbak fatimah :-)

    [Reply]

  31. November 13th, 2009 at 18:01 | #31

    postingan yg bagus dafh.. :)

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Menik, ah biasa saja bunda :-) welcome to my home bunda (cozy)

    [Reply]

  32. November 14th, 2009 at 02:12 | #32

    biarkan mata itu tetap ada…
    tapi biarkan Dia yang menjadi penglihatanmu…

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Love4Live, dan berilah cahaya dan pemandangan yang indah sehingga mata akan selalu berbinar :-)

    [Reply]

  33. November 14th, 2009 at 02:15 | #33

    itu yg terjadi jika kita hanya melihat dgn satu mata…
    jika mat hati ikut melihat akan terlihat betapa indahnya dunia ini…
    semua yang ada hakikatnya adalah ciptaanNYA…
    lihatlah setiap keburukan juga bagian dari ciptaanNYA

    [Reply]

    dafh Reply:

    @itempoeti, terima kasih atas tambahan wawasannya mas
    memang semua adalah ciptaan-Nya dan Dia selalu menciptakan semua hal berpasang-pasangan, namun jika salah satu pasangan berlebihan bukannya tidak baik ya mas? :-)

    [Reply]

  34. November 14th, 2009 at 15:41 | #34

    kirain apaan..

    [Reply]

    dafh Reply:

    lha dikira apaan mas? (thinking)

    [Reply]

  35. November 15th, 2009 at 15:49 | #35

    Selamat sore Dafhy, senang bisa mengunjungi blog nya yang bagus, Dafhy, disinilah pentingnya kita memahami kondisi masyarakat disamping terus mengasah diri untuk meningkatkan apa yang dapat kita kontribusikan untuk kemajuan rakyat. Walaupun dilakukan dengan bersusah payah, tetapi itu adalah ideal manusia yang peduli pada kondisi bangsa kita saat ini. Orang yang mau peduli dan mau kerja keras demi masyarakat. Kita harus merasa berdosa sekali jika pada saat ini tetap tidak mau mengubah paradigma itu hanya karena kita tidak mau susah. Selagi ada waktu berbuatlah yang bermanfaat untuk orang lain agar hidup ini menjadi bermakna. Terima kasih postingannya, Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Agnes Sekar, selamat pagi mbak Agnes, manusia yang berguna adalah manusia yang peduli terhadap sesama, namun sayang mbak sepertinya pada zamana ini semuanya lebih mementingkan individu sehingga urusan orang lain bukanlah urusannya. hidup akan bermakna jika kita mampu berubah sesuatu menjadi lebih baik :-)

    [Reply]

  36. November 16th, 2009 at 09:56 | #36

    jangan pernah bosan denga mata yang kamu miliki karena mata adalah anugerah yang terinda yang dimiliki oleh manusia.

    [Reply]

    dafh Reply:

    @hidayat, lebih tepatnya makana bosan akan mata dari tulisan di atas adalah bosan dengan pemandangan setiap hari yang dilihat oleh mata ini mbak :-)

    [Reply]

  37. November 16th, 2009 at 13:32 | #37

    kalo gitu ganti melihatnya pakai mata hati Mas :D

    [Reply]

    dafh Reply:

    @Chic, ide yang bagus mbak :-)

    [Reply]

  38. November 16th, 2009 at 17:18 | #38

    wah ki bosan opo yow.
    ki mencurigakan?

    [Reply]

    dafh Reply:

    @hani, mencurigakan apanya ya mas?

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.